Minggu, 20 Juni 2010

Lanjutan SBD

DESAIN DATA BASE
PENGERTIAN

# Basis data didefinisikan sebagai sekumpulan data yang saling berhubungan,
    disimpan dengan minimum redundansi untuk melayani banyak aplikasi secara optimal.
    Redundansi
    penyimpanan data yang sama secara berulang
    jika data yang dapat diperoleh dari data lain disimpan tersendiri.
# Redundansi menyebabkan masalah pada waktu memperbarui (update) data,
    ruang penyimpanan yang boros, dan dapat menimbulkan tidak konsistennya data.

Desain Data Base
Proses Desain Data Base- Analisis Persyaratan
- Desain Data Base Konseptual
- Desain Data Base Logika
- Perbaikan Skema
- Desain Data Base Fisik
- Desain Aplikasi dan Keamanan

Analisis Persyaratan
*Memahami dan mengetahui data yang harus disimpan dalam database,
aplikasi apa yang harus dibangun di atasnya,
jenis operasi apa yang akan digunakan, dst.


Desain Database Konseptual
*Informasi yang dikumpulkan pada tahap analisis persyaratan
    digunakan untuk mengembangkan deskripsi data tingkat tinggi.
*Tahapan ini sering dilakukan dengan menggunakan model E-R.
*Tujuannya adalah untuk menciptakan gambaran sederhana tentang
    data yang mirip dengan pemikiran pengguna / user.

Desain Database Logika
*Merubah skema E-R menjadi skema database relasional.
*Tujuannya adalah memperoleh skema konseptual pada model data relasional yang
    sering dinamakan skema logika.

Perbaikan Skema
*Analisis sekumpulan relasi dalam skema database relasional untuk
    mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan memperbaikinya.

Desain Data Base Fisik

*Tahapan ini mencakup pembuatan indeks pada beberapa tabel,
    mengelompokkan beberapa tabel atau melibatkan desain
    ulang yang substansial terhadap beberapa bagian skema database.

Desain Aplikasi dan Keamanan

*Semua proyek perangkat lunak yang melibatkan sebuah DBMS harus
    mempertimbangkan aspek aplikasi yang berada di luar database.
*Sistem Manajemen Basis Data (SMBD) merupakan suatu perangkat lunak
    yang terdiri atas sekumpulan program untuk mengelola dan memelihara
    data di dalam suatu struktur yang digunakan oleh banyak aplikasi, bebas (independence) terhadap media penyimpanan dan metoda akses

Entity-Relationship (E-R)

*Model data Entity-Relationship (E-R) terdiri dari sekumpulan
    obyek-obyek, yang disebut dengan entitas dan hubungan yang terjadi diantara obyek-obyek tersebut.
*Model data E-R terbagi menjadi tiga konsep dasar,
    yaitu : himpunan entitas, himpunan relationship, dan atribut.

Entitas (Entity) dan Himpunan Entitas (Entity Set)

*Suatu entitas merupakan suatu obyek dasar atau individu yang mewakili
    sesuatu yang nyata eksistensinya dan dapat dibedakan dari obyek-obyek yang lain.
*Suatu entitas mempunyai sekumpulan sifat, dan nilai dari beberapa sifat
    tersebut adalah unik yang dapat mengidentifikasi entitas tersebut.

Entitas

*Sebagai contoh : setiap mahasiswa pada suatu perguruan tinggi merupakan suatu entitas,
    dan NIM secara unik dapat menjadi identitas seorang mahasiswa.

Himpunan Entitas

*Sekumpulan entitas yang mempunyai tipe yang sama (sejenis) dan berada
    dalam lingkup yang sama membentuk suatu himpunan entitas
*Sebagai contoh, sekumpulan orang yang menjadi mahasiswa pada suatu
    perguruan tinggi, dapat didefinisikan sebagai himpunan entitas mahasiswa. Sehingga dapat dikatakan bahwa entitas menunjuk pada individu suatu objek, sedangkan himpunan entitas menunjuk pada rumpun dari individu tersebut.
*Suatu entitas memiliki atribut. Atribut merupakan sifat-sifat atau properti
    yang dimiliki oleh entitas. Atribut inilah yang membedakan antara entitas yang satu dengan entitas yang lain.

= Sebagai contoh, entitas mahasiswa mempunyai atribut NIM, nama_mhs, alamat_mhs, tgl_lahir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar